Jum`at, 09-Oct-2026 : 11-09-14
Barito Utara / 09-10-2026, Jam 04:25:21

Anak Penderita Stunting di Besuk Ketua TP PKK Barut Maya Savitri Shalahuddin

TINJAU ANAK PENDERITA STUNTING-Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Safitri Shalahuddin meninjau pasien anak penderita stanting asal Desa Mampuak yang tengah menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh, Jumat pagi (9/10/2026).(Batarasatu:Diskominfosandi)

Muara Teweh, Batarasatu – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, meninjau langsung seorang anak penderita stunting asal Desa Mampuak yang tengah menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh, Jumat pagi (9/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi kesehatan anak sekaligus memastikan penanganan medis dan pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak yang mengalami stunting berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan itu, Maya didampingi Staf Ahli Bupati Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati yang juga Plh Direktur RSU Muara Teweh, jajaran pengurus TP PKK, dokter spesialis anak, yakni dr. Komang Artawan, Sp.A, M.Biomed dan dr. Tuti Novianti, Sp.A, Kepala Dinas Kesehatan Simamoraturahman, Kepala Dinas SosPMD, Hj Sri Hartati, Kabid Disdalduk, tim PKM Mampuak, serta Kader PKK Teweh Timur.

Maya Savitri Shalahuddin mengatakan, perhatian terhadap anak yang mengalami stunting harus menjadi tanggung jawab bersama. Upaya penanganan tidak hanya berfokus pada perawatan medis, tetapi juga mencakup pemenuhan gizi, pendampingan keluarga, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

“Kehadiran kami di sini merupakan langkah konkret untuk memastikan anak-anak yang terindikasi stunting mendapatkan penanganan medis dan asupan gizi yang layak. Kita ingin memastikan setiap anak memperoleh perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan agar tumbuh kembangnya dapat terus dipantau dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, kader PKK, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga perangkat daerah terkait. Sinergi tersebut diperlukan agar upaya penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Ia menegaskan, edukasi kepada keluarga mengenai pola asuh, pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala harus terus diperkuat, terutama bagi keluarga yang memiliki anak dengan risiko stunting.

Usai meninjau pasien, Maya bersama seluruh pihak terkait melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor untuk mengevaluasi penanganan kasus stunting di Desa Mampuak sekaligus membahas langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Barito Utara.

Melalui kunjungan dan koordinasi tersebut, diharapkan penanganan anak yang mengalami stunting dapat berjalan lebih optimal serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Barito Utara yang sehat, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.(BT2)

 

 

 

 

BATARASATU

Jl. Laksamana Agung No. 12 a 0811540000, Barito Utara Kal-Teng

© Batara Satu. All Rights Reserved. Designed by Smart Media