Kamis, 06-Aug-2026 : 03-03-41
Barito Utara / 06-08-2026, Jam 11:20:17

BIS Group Cetak SDM Lokal Berkualitas melalui Program Green Training Operator

PESERTA TRAINING – Manajemen BIS Group Jobsite Unggul Nusantara secara resmi menyerahkan 12 peserta Program Green Training Operator (GTO) kepada LPK Resky Mandiri Abadi di Kecamatan Teweh Baru untuk mengikuti pelatihan operator excavator dan dump truck selama 14 hari, Rabu (5/8/2026).


Muara Teweh, Batarasatu – BARA INDAH SINERGI (BIS) Group terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui Program Green Training Operator (GTO). Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) ini menjadi langkah nyata dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja.

Sebagai tindak lanjut program tersebut, manajemen BIS Group Jobsite Unggul Nusantara menyerahkan 12 peserta pelatihan kepada LPK Resky Mandiri Abadi di Kecamatan Teweh Baru, Rabu (5/8/2026). Para peserta akan mengikuti pelatihan operator alat berat selama 14 hari dengan materi pengoperasian excavator dan dump truck.

Program Green Training Operator yang diluncurkan pada 23 Juli 2026 ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi teknis sekaligus pemahaman mengenai keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, serta penerapan prinsip Good Mining Practice.

Pada angkatan pertama, sebanyak 12 peserta dinyatakan lolos setelah melalui proses seleksi yang ketat, meliputi tes kemampuan intelektual, psikotes, dan pemeriksaan kesehatan. Mereka dipilih dari 24 pendaftar yang berasal dari tiga desa lingkar tambang, yakni Desa Lemo I, Desa Lemo II, dan Desa Kamawen.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan menerima materi teori mengenai keselamatan kerja dan lingkungan, praktik pengoperasian alat berat bersama instruktur profesional bersertifikat, serta pembinaan karakter yang mencakup disiplin, kepemimpinan, komunikasi, integritas, dan kerja sama tim.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Unggul Nusantara, Taufiq Alathas, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bekal penting bagi para pemuda di desa lingkar tambang untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

"Pembinaan yang dilakukan memang keras, tetapi hal itu akan menjadi modal kemampuan yang dapat diimplementasikan di masa yang akan datang," ujar Taufiq.

Mewakili manajemen BIS Group, Taufiq menjelaskan bahwa Green Training Operator merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia lokal yang berkualitas sekaligus mendukung operasional pertambangan yang aman dan berkelanjutan.

"Melalui Green Training Operator, kami tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan mengoperasikan alat berat, tetapi juga menanamkan budaya keselamatan kerja, kepedulian terhadap lingkungan, serta karakter profesional. Kami berharap para peserta menjadi tenaga kerja yang kompeten, berintegritas, dan mampu bersaing di dunia kerja, baik di sektor pertambangan maupun sektor lainnya," katanya.

Menurut Taufiq, keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan kompetensi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan creating shared value, yakni nilai bersama yang memberikan manfaat bagi perusahaan sekaligus masyarakat.

"Keberhasilan industri tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam membangun generasi muda yang unggul sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Lautan Hutan Lestari, Ragil Winahyu, mengatakan Program GTO menjadi salah satu pilar utama pelaksanaan CSR BIS Group karena memadukan pembelajaran teori, praktik lapangan, dan pembinaan karakter.

Menurutnya, lulusan program diharapkan tidak hanya siap bekerja di sektor pertambangan, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat diterapkan pada berbagai sektor industri.
"Ke depan, BIS Group berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan," ujarnya.

Trainer BIS Group Jobsite Unggul Nusantara, Arindra Yogiswara, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan dalam membuka peluang bagi masyarakat lokal agar memiliki keterampilan dan siap memasuki dunia kerja.

"Saya ingin memberikan kesempatan kepada warga lokal untuk berkembang. Harapan saya, mereka memiliki pola pikir dan karakter sebagai operator yang berkualitas serta mampu memberikan kontribusi bagi operasional perusahaan. Saya juga ingin membuktikan bahwa masyarakat lokal mampu dan kompeten apabila diberikan kesempatan dan pelatihan yang tepat," ungkap Arindra.

Apresiasi terhadap pelaksanaan program juga disampaikan Kepala Desa Lemo I, Nurifansyah. Ia berharap Green Training Operator dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat di desa lingkar tambang memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan dan daya saing.

"Terima kasih kepada manajemen BIS Group yang telah melaksanakan pelatihan bagi warga Lemo I, Lemo II, dan sekitarnya. Semoga kegiatan ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga lokal memiliki keahlian dan mampu bersaing di dunia kerja," tuturnya. (BT2)

 

BATARASATU

Jl. Laksamana Agung No. 12 a 0811540000, Barito Utara Kal-Teng

© Batara Satu. All Rights Reserved. Designed by Smart Media